Debit Air Irigasi Belum Normal

Berita

Jadwal buka tutup irigasi tenyata menyisakan masalah. Pola 5-10 yang dijalankan menjadi masalah sendiri bagi petani ketika jadwal air irigasi yang harusnya mengalir tapi sampai hilir  di Klampok alirannya sangat kecil. Bahkan untuk masuk ke area pesawahan saja tidak bisa. Permasalahan ini bukan sekali terjadi tapi sudah menjadi ritual tahunan bagi Petugas Pengairan untuk menanganinya.

Ketinggian di Pintu Air Barat UPT Mandiraja normal, sekitar 70 cm

Petugas UPT Mandiraja Sarwono mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan Jumat, 17 Agustus 2018 aliran irigasi sampai di Klampok sangat kecil. Padahal di pintu air sebelah barat kantor UPT Mandiraja, aliran air normal dengan ketinggian 70 cm. Mengetahui kondisi yang sangat kontras antara hulu dan hilir, Petugas UPT bergerak mencari permasalahannya.

Berdasarkan penelusuran irigasi, petugas menemukan banyak sekali pemutusan aliran irigasi dari pintu air sekunder. Hal tersebut membuat debit air sampai hilir mengecil apalagi di musim kemarau yang panjang ini. Sedangkan sebagian petani berusaha instan dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pesawahan, kolam maupun industri batu bata. Mereka melakukan tindakan yang merugikan petani lain dengan membuat “anggel”/membendung pintu air dengan tujuan aliran ke lahan pesawahan cepat masuk.

Setelah di normalisasi oleh Petugas UPT Mandiraja, aliran kembali normal

Petugas UPT Mandiraja harus bekerja ekstra keras membongkar setiap anggel yang dibuat petani dengan menyusuri setiap pintu air dari hulu di PintuAairMmandiraja sampai ke hilir. Petugas UPT menemukan anggel-anggel tersebut di pintu air Mandiraja, Kaliwinasuh dan Kalimandi. Diharapkan dengan dibongkarnya anggel-anggel tersebut, aliran air bisa normal sampai ke hulu di Klampok dan sekitarnya.

Dari pantauan, Pintu Air Kaliwinasuh debit air sudah normal

Selanjutnya Sarwono mengatakan agar petani bisa memahami kondisi yag sebenarnya. “Kami mengharapkan pengertian dari para petani di sekitar Desa Klampok akan kondisi ini. Kami tidak menyalahkan petani karena bagi petani tahunya aliran dibuka ya mengalir. Padahal ada sebagian petani yang nakal dengan membat debit air mengecil di hilir. Yang pasti dari UPT Mandiraja tidak akan diam dengan kondisi yang terjadi” lanjut Sarwono. @z 2018

2 thoughts on “Debit Air Irigasi Belum Normal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.